Radenmas fm Purwokerto

LAYANAN CEPAT PEMASARAN DAN IKLAN HUBUNGI TELP / WA: 0812 2323 0387 - OFFICE: 0281 634007

PROGRAM RADENMAS FM

  • slide_idulfitri_rbb.png
  • slide_rbb96.png
  • slide_rbb97.png
  • slide_rbb98.png
  • slide_rbb99.png

RADIO GROUP

Tanggal 11 September diperingati sebagai Hari Radio Nasional. Peran radio begitu besar mencampur Indonesia merdeka danulai masa revolusi fisik.Selain sebagai hiburan,

radioaktif sebagai sumber informasi penting.

Kini, era radio telah bertransformasi menjadi lebih modern. Teknologi yang diperlukan untuk mengakses radio lebih maju. Radio bisa diakses menggunakan  jaringan data internet berbasis  smartphone .

Peringatan Hari Radio Nasional mendengarkan dengan berdirinya Radio Republik Indonesia pada 11 September 1945.

Dilansir dari situs RRI, perkembangan radio di Indonesia diawali oleh Batavia Radio Vereniging (BRV) pada 16 Juni 1925 di Batavia (kini Jakarta). Seiring berjalannya waktu, radio terus berkembang dan bermunculan.

Nederlandsch Indische Radio Omroep Masstchapyj (NIROM) mulai berdiri di Jakarta, Bandung dan Medan. NIROM tempat suntikan dana yang baru dari pemerintah Hindia Belanda pada waktu itu.

Setiap masyarakat yang memiliki radio, harus memberikan "radio pajak" kepada NIROM. Hasilnya, radio ini tumbuh menjadi radio yang besar dan lengkap pada masa itu.

Setelah Jepang mengambil alih Indonesia, siaran radio-radio Jepang mulai berkumandang di Tanah Air. Selain untuk memberikan informasi, siaran radio juga sebagai propaganda Jepang untuk Indonesia.

Namun, ada juga radio Jepang yang meminta banyak untuk mengembangkan budaya dan kesenian, jauh lebih berkembang dibandingkan zaman penjajahan Belanda

Jawatan radio swasta akhirnya dibekukan dan disatukan dalam satu komando Hoso Kanri Kyoku, yang menjadi pusat radio siaran dan berkedudukan di Jakarta.

Cabang-cabangnya yang dinamakan Hoso Kyoku ada di Bandung, Purwakarta, Yogyakarta, Surakarta, Semarang, Surabaya dan Malanng

Selain itu, Hoso Kyoku juga memiliki kantor cabang di kabupaten-kabupaten untuk menyiaarkan programnya kepada masyarakat.

Bom Hiroshima dan Nagasaki menjadi tanda runtuhnya Jepang atas Indonesia. Berkat informasi radio, akhirnya Indonesia bisa segera merealisasikan kemerdekaanya melalui momentum proklamasi. Akhirnya Hoso Kyoku memutuskan siarannya tanggal 19 Agustus 1945.

Situasi yang lebih mendesak dengan siaran-siaran radio memberitakan bahwa Inggris akan mengatasnamakan sekutu akan menyelesaikan Jawa dan Sumatera. Ditambah lagi, pihak Inggris akan melucuti senjata Jepang.

Menanggapi berita itu, orang-orang Indonesia yang aktif di radio yang menggunakan perangkat komunikasi ini sebagai alat yang diperlukan oleh pemerintah Republik Indonesia untuk menyampaikan dan memberi tuntunan kepada orang-orang dari apa yang harus dilakukan.

Perwakilan delapan radio bekas Hosu Kyoku berkumpul di gedung Raad Van Indje Pejambon, Jakarta. Muncul nota kesepahaman, salah satunya adalah mengimbau pemerintah untuk mendirikan radio sebagai alat komunikasi antara pemerintah dengan rakyat.

Radio yang dipilih sebagai alat komunikasi karena lebih cepat dan tidak mudah terputus dalam pertempuran.

Radio Republik Indonesia (RRI) akan menjadi penyunting dari delapan stasiun di Jawa, mempersembahkan RRI kepada Presiden dan Pemerintah RI sebagai alat komunikasi dengan rakyat, serta mengimbau semua hubungan antara pemerintah dan RRI.

DENMAS DENAYU RADENMAS

  • dj_sri_rbb2.jpg
  • FB_IMG_1541575071809.jpg
  • jhony_dozer_rbb.png
  • rbb_artis2.jpg
  • rbb_artist1.jpg
  • rbb_dodo.jpg
  • rbb_megy.jpg

SEDANG IN RADENMAS

  • SEnsasi DANGdut terkINi - Edisi : 09 Juni 2019 MD by MJ
No  Judul Lagu  Artis/ Penyanyi
     
10  Sirna  Baby Shima
09  Aku Pergi   Cita Citata
08  Harus Rindu Siapa  Siti Badriah
07  Ga Ada Obatnya  Ayu Wess
06  Sungguh Cinta  Gina Youbi
     
05  Di Gigit Ular  Selvy Goukoji
04  Rindu Semalam  Titi Kamal
03  Selow   Via Vallent
02  Jangan Gitu Donk  Ayu Ting ting
01  Kemarin  Nella Kharisma
     
NE    
NE